Bayaran Penerbitan STNK serta BPKB Baru

Kendaraan bermotor baik mobil serta sepeda motor wajib mempunyai dokumen formal. Terdapat 2 dokumen yang wajib dipunyai supaya legal dipakai di jalur raya, ialah BKPB serta STNK. Tanpa BPKB alias Novel Owner Kendaraan Bermotor, owner kendaraan tidak hendak memperoleh STNK ataupun Pesan Ciri No Kendaraan serta izin buat mengoperasikannya di jalur.

Baca pula: Seberapa Berarti Fitur ABS di Sepeda Motor? Ketentuan soal BPKB serta STNK tertuang di UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ serta Peraturan Kepala Kepolisian Negeri Republik Indonesia No 5 tahun 2012 tentang Pendaftaran serta Identifikasi Kendaraan Bermotor https://www.alkisahnews.com .

Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman, berkata, bayaran penerbitan BPKB buat mobil serta sepeda motor berbeda.” Terpaut tarif BPKB sendiri, bersumber pada PP No 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negeri Bukan Pajak( PNBP) yakni Rp 225. 000 buat roda 2 serta Rp 375. 000 untuk kendaraan roda 4 ataupun lebih,” katanya belum lama ini. Baca pula: Curanmor Kian Gempar, Berapa Premi Asuransi Sepeda Motor? Juga demikian dengan penerbitan STNK baru.

Baca Juga : Saran Serum Wajah Terbaik( Terkini Tahun 2021)

Bayaran penerbitan baru dan perpanjangan per 5 tahun berbeda antara mobil serta motor. Buat bayaran penerbitan STNK baru cocok dengan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2016 tentang Tipe serta Tarif atas Tipe Peneriman Negeri Bukan Pajak( PP 60/ 2016) dengan rincian selaku berikut. 1. Kendaraan bermotor roda 2 serta roda 3 a. Baru Rp 100. 000 b. Perpanjangan Rp 100. 000 per penerbitan 5 tahun sekali 2. Kendaraan bermotor roda 4 ataupun lebih a. Baru Rp 200. 000 b. Perpanjangan Rp 200. 000 per penerbitan 5 tahun sekali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *